Man United Beri Sinyal Tak Akan Jor-joran di Bursa Transfer

Man United Beri Sinyal Tak Akan Jor-joran di Bursa Transfer

Jakarta – Manchester United mulai memberikan signal jika bursa transfer musim panas peluang berasa tidak sama. Kritis karena virus Corona buat club tidak bebas.

Epidemi COVID-19 memukul industri olahraga dengan mutlak, termasuk juga sepakbola. Premier League contohnya, telah dibatalkan semenjak 13 Maret lalu serta belum tahu kapan dapat diteruskan.

Tiadanya laga jadi hantaman besar dengan cara finansial. Penghasilan dari hari-hari laga dan sponsor praktis turun, sampai beberapa club harus memotong upah pemain serta staf tehnis untuk menjaga karyawan non-sepakbola.

Man United tidak termasuk juga diantaranya, sebab mereka masih menggaji penuh semua pemain, staf tehnis, dan karyawan non-sepakbola. Tetapi tentunya akan ada efek dari langkah itu pada neraca keuangan club.

Diantaranya berkaitan berbelanja team pada musim panas. CEO Man United Ed Woodward menunjukkan jika kesibukan club di bursa transfer tidak seperti umumnya, seperti akan berlangsung di tim-tim yang lain.

Baca Juga : Man United Berharap Musim Ini Bisa Diselesaikan

“Jangan ada satupun orang yang salah pengertian dengan rasio rintangan yang ada di depan kesemua orang di sepakbola serta kemungkinan tidak ada usaha seperti umumnya untuk club mana saja, termasuk juga kami, di bursa transfer panas musim ini, ” katanya saat bicara di Manchester United Fans’ Komunitas lewat teleconference.

“Seperti umumnya, prioritas kami ialah sukses team. Tetapi kami perlu visibilitas dari efek yang dijamin keseluruhnya industri ini, termasuk juga peletakan waktu bursa transfer, serta deskripsi finansial yang lebih luas, sebelum dapat bicara masalah kembali pada normal, ” paparnya.

Man United telah dihubungkan dengan beberapa nama ke arah musim panas tahun ini. Ada Harry Kane, Jadon Sancho, Jack Grealish, serta James Maddison yang dihubungkan dengan mereka.