Simpang Siur Kabar Sneijder Pensiun

Simpang Siur Kabar Sneijder Pensiun

Utrecht – Wesley Sneijder menyaratkan untuk gantung sepatu. Tetapi, berita itu cepat-cepat dibantah agennya yang menyebutkan Sneijder masih ingin bermain.

Sneijder sekarang berstatus tanpa ada club sesudah kontrak 18 bulannya bersama dengan club Qatar, Al-Gharafa, selesai bulan kemarin. Dengan usia 35 tahun, Sneijder sebetulnya masih dapat bermain di level paling tinggi.

Tetapi, luka dan potensi yang alami penurunan membuat berpikir untuk mundur saja dari lapangan rumput. Ini diperkokoh dengan penandatanganan kontrak usaha dengan club Eredivisie, Utrecht.

Sneijder nanti akan punyai ruang pribadi di stadion club itu untuk melihat laga tiap pekannya. Utrecht sendiri ialah tempat kelahiran Sneijder, tetapi sepanjang profesinya tidak sudah pernah bermain disana.

“Saya benar-benar menyukai kota ini. Sekarang saya telah pensiun. Saya ingin punyai tempat indah untuk share pengalaman,” tutur Sneijder.

Pengakuan Sneijder ini selang beberapa saat disikapi berlainan oleh agennya, Guido Albers, yang menyebutkan client-nya malah belum putuskan ingin pensiun ataukah tidak.

Sneijder diklaim akan mengulas dahulu peluangnya untuk masih bermain bersama dengan sang agen dan keluarganya. Direncanakan Kamis (15/8) esok telah ada ketetapannya.

Baca Juga : Liverpool Menuju Piala Super Eropa dengan Rasa Lapar Lebih Besar

“Mengagetkan ia mengumumkannya lewat cara semacam itu,” papar Albers.

“Saya telah berencana pertemuan dengannya hari Kamis esok untuk membahas pilihan yang dipunyanya serta lalu kami ingin memutuskan bagaimana triknya menginformasikan ini ke publik. Jadi, hari Kamis kelak akan ada ketetapan tentu.

“Ya dapat kita katakan itu hanya salah sebut saja. Ia masih ada yang dikerjakan di Doha, tempat tinggalnya serta masih ada banyak club yang ingin mengambilnya. Jadi saya ingin memberitahu itu.”

Sneijder ialah lulusan akademi Ajax Amsterdam yang mengawali profesi profesional pada 2002. Pada 2007, ia geser ke Real Madrid serta hanya dua musim main disana.

Pucuk profesi Sneijder ialah waktu menguatkan Inter Milan sejak dari 2009 sampai 2013. Ia ikut menolong club mendapatkan gelar treble winners pada musim 2009/2010.

Kemudian profesi Sneijder alami penurunan sebab luka. Ia sudah sempat menguatkan Galatasaray serta Nice sebelum satu tahun paling akhir bermain di Al-Gharafa.

Sneijder ialah pemilik caps paling banyak di tim nasional Belanda, 134 caps, dengan keseluruhan 31 gol. Ia bawa Belanda finish runner-up Piala Dunia 2010.