Michel Platini Akhirnya Hirup Udara Bebas

Michel Platini Akhirnya Hirup Udara Bebas

PARIS – Bekas Presiden UEFA Michel Platini pada akhirnya hirup udara bebas sesudah jalani kontrol panjang oleh Satgas Antikorupsi Prancis (OCLCIFF) di Daerah Nanterre, Paris. Platini sepanjang jalani kontrol untuk menjawab pertanyaan sekitar ketetapan dipilihnya Qatar jadi Piala Dunia 2022.

Seperti dikabarkan ESPN, Rabu (19/6/2019), Platini yang dibarengi pengacara William Bourdon. “Ia saat ini tidak jadi tahanan,” sebut Bourdon.

Legenda sepak bola Prancis itu punyai urusan instansi anti-rasuah berkaitan sangkaan korupsi serta penyuapan waktu penyalonan tuan-rumah Piala Dunia 2022. Berita tentang keterkaitan Platini pada sangkaan korupsi Piala Dunia 2022 sebetulnya bukan hal yang mengagetkan. Karena, semenjak 2015 lalu ia tetap dikaitkan dengan permasalahan itu.

Waktu itu (2015), Platini didakwa terima uang USD 2 juta dari bekas Presiden FIFA, Sepp Blatter, untuk memberi dukungan Qatar jadi tuan-rumah. Platini sebagai Presiden UEFA semenjak 2007 sampai mundur pada 2016 setelah itu dikatakan bersalah oleh Komite Etik FIFA.

Baca Juga : Madrid Getol di Bursa Transfer, Barca Malah Adem Ayem

Blatter menjelaskan waktu itu Qatar memenangkan hak jadi tuan-rumah sebab ada persetujuan dengan Prancis. Penyidikan oleh Prancis sendiri dipusatkan pada interferensi Prancis yang menyertakan Platini serta bekas presiden Presiden Nicolas Sarkozy.

Menurut majalah France Football, satu pertemuan rahasia diadakan pada 23 November 2010 di Istana Elysee di Paris di antara Sarkozy, pangeran yang sekarang Emir Qatar Tamim bin Hamad al-Thani, serta Platini yang waktu itu memegang presiden UEFA serta sekaligus juga wapres FIFA.

Cuma satu pekan sesudah pertemuan rahasia itu, FIFA putuskan Qatar jadi tuan-rumah Piala Dunia 2022.
Platini menyanggah semua pengakuan Blatter serta menolak tuduhan ia sudah dikuasai oleh Sarkozy.