Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Manchester City Butuh 10 Tahun Samai Barcelona dan Real Madrid

Manchester City Butuh 10 Tahun Samai Barcelona dan Real Madrid

Agen bola online _ MANCHESTER – Manchester City terus menyusun kekuatan agar bisa menjelma jadi klub sepak bola raksasa di Benua Eropa. Sejak dimiliki pengusaha timur tengah, City dengan uangnya yang tidak berseri masih terus membangun skuat dengan memboyong pemain-pemain bintang dunia.
Baca juga : Everton Pecahkan Rekor Transfer Klub Demi Datangkan Keane
Namun sejauh ini City baru bisa bicara banyak di pentas domestik. Di negara asalnya, The Citizens mampu menjuarai Liga Primer Inggris, Piala FA, Piala Liga serta Community Shield. Sedangkan di kompetisi Eropa, City masih kesulitan bersaing. Prestasi terbaik mereka hanya menembus babak semifinal Liga Champions di musim 2015/2016 lalu.

Sebagai jalan keluar, City mendatangkan pelatih top dunia sekelas Josep Guardiola. Namun pria kebangsaan Spanyol itu tak mampu mempersembahkan gelar di musim pertamanya. Guardiola menilai bahwa tim asuhannya butuh proses panjang untuk menandingi raksasa-raksasa Eropa seperti Bayern Muenchen, Juventus, Real Madrid dan juga Barcelona.

“City tim yang hebat. Tim ini ada di Liga Champions lima musim berturut-turut. City menjadi satu-satunya tim asal Inggris yang bisa melakukan itu. Tapi untuk menyamai level Barca, Real Madrid, Bayern dan Juventus, perlu waktu setidaknya satu dekade. Sebab ini bukanlah tugas yang mudah,” ungkap Guardiola pada L’Esportiu.

Sadar punya tugas berat, Guardiola terus membenahi skuat asuhannya yang musim lalu masih mengandalkan sisa-sisa pemain peninggalan Manuel Pellegrini. Sejak ia datang, City baru merekrut Leroy Sane, John Stones, Gabriel Jesus, Claudio Bravo, Ilkay Gundogan, Nolito, Bernardo Silva dan Ederson Moraes. Ke depannya Guardiola akan berusaha menambah pemain bintang dunia seperti Kyle Walker (Tottenham Hotspur), Benjamin Mendy (AS Monaco) dan Alexis Sanchez (Arsenal).

Guardiola optimistis bisa mengubah masa depan Manchester Biru. Meski strateginya dikritik karena kurang efektif dan efisien, ia tetap yakin bisa membawa City ke arah yang lebih baik.

“Saya tidak akan mengubah gaya permainan sebab saya tidak tahu bagaimana melakukannya dengan cara lain. Saya harap semua bisa melakukannya dengan baik,” ucap Guardiola.

“Sekelompok orang menilai strategi saya tidak cocok dengan tim ini. Tapi hal itu yang kami terus lakukan sampai sekarang,” tegasny