Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri

3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri

Agen bola onlune _ MADRID – Sepak bola selalu memiliki kisah unik yang tak pernah habis untuk dikulik. Selain jalannya pertandingan, banyak hal istimewa lain yang bisa dibahas dari dunia si kulit bundar.

Kali ini Sindonews akan mengulas kisah unik tiga pelatih yang berkiprah di ajang La Liga Spanyol. Ketiganya punya hubungan spesial dengan pemainnya masing-masing. Zinedine Zidane (pelatih Real Madrid) dengan Sergio Ramos, Diego Simeone (pelatih Atletico Madrid) dengan Fernando Torres dan Luis Enrique (pelatih Barcelona) dengan Andres Iniesta.
Baca juga : Costa Takjub, Fenomena Bintang Muda Prancis Gemparkan Sepak Bola Eropa
Sebelum menekuni profesi pelatih, ketiganya juga pernah merajut karier sebagai pemain. Dulunya mereka rekan satu tim, tapi kini yang satu jadi bos dan lainnya anak buah.

Berikut ulasannya;

1. Zinedine Zidane – Sergio Ramos
3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri

Keduanya pernah menghuni starting XI Real Madrid pada musim 2005/2006. Itu jadi tahun pertama Ramos di skuat Los Blancos. Sedangkan Zidane, musim tersebut menandakan akhir petualangannya sebagai pemain.

Sayangnya tak ada gelar juara yang mereka raih selama satu musim. Pada saat itu Madrid finis di posisi dua klasemen La Liga. Sedangkan di pentas Copa del Rey, mereka gugur pada babak semifinal. Adapun di ajang Liga Champions, langkah Madrid terhenti di fase 16 besar.

Setelah kegagalan itu, Zidane memutuskan gantung sepatu. Sedangkan Ramos masih setia mengenakan seragam Real Madrid. Sampai akhirnya ia dipercaya sebagai kapten tim menggantikan Iker Casillas. Zidane sendiri ditunjuk sebagai pelatih pada Januari 2016 lalu menggantikan Rafael Benitez.

3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri

2. Diego Simeone – Fernando Torres
3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri

Fernando Torres masuk skuat utama Atletico Madrid di musim 2001/2002 lalu. Dua tahun kemudian, ia bertemu Diego Simeone yang diboyong dari Lazio. Hingga akhir musim 2004/2005, keduanya gagal mempersembahkan trofi untuk Los Rojiblancos.

Buat Simeone, ini sebenarnya kesempatan kedua yang ia terima dari Atletico. Sebelumnya pria kebangsaan Argentina itu tercatat sebagai pemain dari 1994-1997. Selama tiga musim, Simeone ikut mengantarkan Atletico juara La Liga dan Copa del Rey 1995/1996.

Selepas musim 2004/2005, Simeone pindah ke Racing Club dan akhirnya gantung sepatu. Ia beralih profesi sebagai pelatih dan sudah menangani Racing, Estudiantes, River Plate, San Lorenzo, Catania, hingga akhirnya berlabuh lagi di Atletico pada musim dingin 2011 lalu.

Di sisi lain, Torres meninggalkan Atletico untuk menerima pinangan Liverpool di bursa transfer musim panas 2007. Setelah itu El Nino hijrah ke Chelsea, AC Milan dan akhirnya balik lagi ke Estadio Vicente Calderon pada Januari 2015 lalu.
3. Luis Enrique – Andres Iniesta
3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri

Salah satu pengkhianat Real Madrid, Luis Enrique pernah bahu-membahu bersama Andres Iniesta di lini tengah Barcelona. Keduanya bermain bersama dari musim 2002-2004.

Sama seperti dua pasangan yang sudah dibahas sebelumnya, tak ada gelar juara yang mereka persembahkan untuk El Barca di masa itu. Enrique akhirnya pensiun dan mulai menjajaki karier baru sebagai pelatih.

Jejak kepelatihannya dimulai saat ia menangani Barcelona B tahun 2008-2011 lalu. Setelah itu Enrique pindah ke AS Roma, Celta Vigo dan pulang ke Barcelona untuk menggantikan posisi Gerardo Martino di musim panas 2014.

Di sisi lain, Iniesta masih setia di Barcelona. Kini keduanya kembali bertemu tapi dalam situasi pekerjaan yang berbeda.

3 Pemain Ini Tak Malu Dilatih Teman Sendiri